Beenatu

4 Hal Penyebab Lulusan Sarjana Sulit Dapat Pekerjaan

penyebab lulusan sarjana sulit dapat kerja
penyebab lulusan sarjana sulit dapat kerja

Wisuda atau lulus kuliah menjadi momen yang paling menggembirakan bagi seorang mahasiswa. Karena perjuangan kurang lebih selama 4 tahun akhirnya berakhir dengan manis. Selain berhasil mendapatkan gelar, mereka juga bersemangat untuk memasuki dunia kerja.

Namun sayang karena terkadang semangat itu kendur di tengah jalan. Banyak fresh graduate yang mengeluhkan sulit mendapat pekerjaan saat ini. Apakah kamu salah satunya? Berikut 4 hal penyebab lulusan sarjana sulit dapat pekerjaan.

1. Kurang Pengalaman

penyebab lulusan sarjana sulit dapat kerja
penyebab lulusan sarjana sulit dapat kerja

Memang cukup banyak perusahaan yang menerima karyawan fresh graduate, tapi jumlahnya kalah banyak dengan jumlah lulusan perguruan tinggi setiap tahun. Tidak adanya pengalaman menyebabkan fresh graduate ‘kalah’ dalam persaingan bursa kerja.

Sebenarnya hal ini bisa diakali dengan banyak melakukan internships alias magang saat masih kuliah, sehingga ada sedikit pengalaman kerja yang bisa dicantumkan di dalam CV.  Jika sudah telanjur, kamu juga bisa mengambil pekerjaan internship berbayar segera setelah lulus kuliah. Satu tahun saja cukup untuk memperkaya CV mu dengan pengalaman sekaligus sebagai ajang Anda belajar.

2. Mengabaikan Kualifikasi

penyebab lulusan sarjana sulit dapat kerja
penyebab lulusan sarjana sulit dapat kerja

Banyak fresh graduate yang gagal mendapatkan pekerjaan karena menyepelekan persyaratan dan langsung saja melamar ke semua lowongan yang mereka temukan tanpa menyesuaikan dengan apa yang dibutuhkan. Padahal, jika pengalamanmu masih nol dan kamu melamar ke perusahaan yang membutuhkan pengalaman minimal tiga tahun atau kamu lulusan Teknik Sipil tapi melamar ke pekerjaan yang meminta kandidat dari jurusan Public Relation, tentu saja lamaranmu tidak akan digubris.

Solusinya, kamu wajib siap dengan segala hal yang dibutuhkan. Selain CV dan surat lamaran, kamu juga harus menyimak baik-baik persyaratan apa yang diajukan di lowongan dan apakah kamu memenuhi kualifikasi tersebut. Lebih baik mengirim lamaran ke 10 lowongan di mana kamu memenuhi syarat, daripada 100 lowongan yang tidak membutuhkanmu.

3. Kurang Jaringan

penyebab lulusan sarjana sulit dapat kerja
penyebab lulusan sarjana sulit dapat kerja

Karena baru lulus, biasanya fresh graduate tidak memiliki jaringan seluas orang yang sudah bekerja, dan jarang ada yang ingin memulai karena berpikir networking hanya untuk pekerja kantoran. Padahal tanpa networking, kesempatanmu mendapatkan info lowongan pekerjaan lebih sedikit karena tak cukup sumber.

Aktif di sosial media dan menjalin koneksi di website seperti LinkedIn bisa menjadi jalan untuk mendapat jaringan baru. Selain melalui media sosial, kamu juga bisa membuka jaringan dengan para alumni kampusmu untuk mendapatkan informasi pekerjaan, bahkan merekomendasikanmu  ke perusahaannya.

4. Kurang Percaya Diri

penyebab lulusan sarjana sulit dapat kerja
penyebab lulusan sarjana sulit dapat kerja

Banyak fresh graduate yang masih malu-malu atau tidak percaya diri saat berhadapan dengan pewawancara di ruangan interview, meskipun ia punya keahlian dan bakat yang bisa jadi pertimbangan perusahaan. Ini berpotensi membuat calon bos kamu berpikir dua kali untuk mempekerjakanmu.

Untuk menanggulangi hal ini, kamu hanya harus ingat bahwa pewawancara juga manusia, jadi kamu tak perlu takut. Kemungkinan terburuk jika kamu tak percaya diri adalah kamu tak diterima kerja. Jadi, ayo tegakkan kepala, bicara dengan suara yang jelas terdengar, dan jangan sungkan promosikan dirimu di depan pewawancara.

Itulah 4 hal penyebab lulusan sarjana sulit dapat pekerjaan. Sebaiknya sebelum kamu melamar kerja, pastikan kamu sudah mempersiapkan semuanya, mulai dari teknis hingga psikis. Good luck.

beenatu adm

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *