Beenatu

Jangan Lupa Lakulan 10 Hal Penting Ini Ketika Tahun Pertama Kuliah

10 Hal Penting Ketika Tahun Pertama Kuliah
10 Hal Penting Ketika Tahun Pertama Kuliah

Tahun pertama kuliah adalah tahun krusial bagi kamu yang berstatus mahasiswa baru. Dimana di tahun ini menjadi penentu kehidupan perkuliahanmu di tahun-tahun berikutnya. Bila kamu tidak mempersiapkan segalanya dengan baik di tahun pertama kuliahmu, maka bisa-bisa kuliahmu menjadi kacau. Hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor, mulai dari malas kuliah hingga teman yang tidak memberikan efek positif bagi kuliahmu.

Untuk itu lakukan 10 hal penting ini di tahun pertama kuliahmu agar kehidupan perkuliahanmu berjalan lancar hingga nanti saat wisuda tiba.

1. Rajin Masuk Kuliah

Tahan godaan untuk bolos kuliah. Tetaplah rajin masuk kelas, karena pertama, mayoritas mata kuliah sangat mementingkan absensi, dan tandatangan absensi nggak selalu bisa “dititip” teman (baca: dipalsukan). Kedua, hampir selalu ada hal berharga yang bisa kamu dapatkan di kelas, seperti bocoran kisi-kisi ujian, pembagian kelompok belajar, atau arahan tugas. Jangan selalu mengandalkan teman untuk info-info sampingan begini. Yang lebih gawat, kadang dosen ngasih kuis mendadak yang nilainya sangat diperhitungkan.

2. Aturlah Semua Keperluan Kuliah

Atur semua keperluan kuliahmu agar mudah bila sewaktu-waktu akan digunakan. Misalnya dengan membeli beberapa stop map, masing-masing untuk satu mata kuliah. Setiap mata kuliah biasanya sering bagi-bagi selebaran, seperti silabus dan fotokopian materi. Kadang selebaran ini berguna nantinya, jadi sebaiknya simpan dengan rapi.

3. Jaga Kesehatan

Karena masih proses adaptasi dari SMA menjadi mahasiswa, kadang bisa mengganggu kesehatan tubuh. Terlebih bagi yang kuliahnya di luar kota dan tinggal di kost. Karena gak bisa mengatur keuangan, uang bulanan sudah habis di pertengahan bulan. Tentu saja ini akan mengganggu pola makan kamu dan berdampak bagi kesehatan tubuhmu, yang biasanya bisa makan 3 kali sehari menjadi 1 kali sehari. Selain itu jangan menggantungkan diri kepada junkfood dan juga hindari begadang.

4. Jelajahi Kampus

Di hari-hari awal kuliah, jelajahi seluruh kawasan universitas kamu. Cari tahu lokasi dan sistem fasilitas-fasilitas yang mendukung kegiatan perkuliahan (perpustakaan, lab komputer, studio praktek, rektorat, markas BEM) maupun kebutuhan sehari-hari (warung makan, pujasera, pangkalan ojek, bank, gym, minimarket, klinik, tempat ibadah).

5. Selesaikan Masalah Dengan Teman Sekamar

Teman sekamar di kos ataupun asrama belum tentu cocok sama kamu. Kalau kamu merasakan sesuatu yang nggak sreg dengan teman sekamar, langsung bicarakan baik-baik dan cari solusinya. Jangan dipendam sampai meledak, apalagi kalau kamu sampai harus pindah kosan. Jika sebelumnya kamu nggak terbiasa sekamar dengan orang lain, itung-itung ini ajang latihan melatih kesabaran dan rasa toleransi. Sebaiknya dari awal tentukan batasan dan buat aturan, misalnya dalam hal pinjam-pinjaman barang dan jam tidur.

6. Ikut Organisasi/Komunitas

Ikutlah bergabung di organisasi/komunitas yang sesuai dengan minatmu. Ada banyak manfaat bergabung di organisasi atau komunitas, diantaranya memperluas pergaulan, memberikan pengalaman baru, serta memberikan hardskills dan softskills yang gak didapat di dalam kelas. Kamu juga akan mendapat rasa saling memiliki, karena bergabung dengan sekelompok orang yang punya minat sama. Selain itu juga bisa menambah daftar CV-mu nanti ketika akan melamar kerja.

7. Dekati Senior

Dekat dengan senior itu bisa menguntungkan. Berawal dari nongkrong dan ngobrol santai, ujung-ujungnya kamu akan dapet banyak “ilmu informal” yang gak mungkin ada di kelas. Misalnya, cara menguasai mata kuliah tertentu, cara ngadepin dosen galak, atau info kos-kosan dan tempat makan enak. Mereka juga bisa bantu-bantu kamu, misalnya, dengan minjemin buku teks wajib, transfer-transfer file film dan musik asik, dan sebagainya. Kedekatan dengan senior ini paling efektif terjalin lewat Ospek. Jadi kalau kamu emang pengen dekat dengan senior, jangan lewatkan Ospek.

8. Akrab Dengan Dosen

Sama halnya dengan akrab sama senior, akrab sama dosen pun banyak sekali manfaatnya. Datangi dosen saat mereka lagi santai di kantor atau seusai kelas, trus tanya segala hal yang pengen kamu tanyakan soal mata kuliah beliau, atau minta rekomendasi bacaan yang bisa bantu kamu memahami materi. Dosen (kebanyakan) berbeda dengan guru sekolah. Mereka biasanya lebih terbuka. Dijamin, dosen lebih menghargai mahasiswa yang aktif-aktif-bawel-dikit daripada diem-diem-nilai-jeblok.

9. Buka Rekening Baru

Setelah jadi mahasiswa, biasanya kamu harus buka rekening di bank yang berafiliasi dengan universitas, demi keperluan bayar-bayaran. Tapi kalau kamu perlu buka rekening lainnya untuk kebutuhan sehari-hari, tak jadi masalah. Hal ini akan melatih kamu mengelola keuangan pribadi. Pilih bank yang memberikan banyak kemudahan (misalnya, mobile banking, ATM setoran tunai), punya kantor cabang dekat kampus, lalu buat ATM-nya.

10. Jadi Mandiri dan Proaktif

Tentunya, orangtua atau keluarga masih akan bantu kalau kamu terlibat masalah besar. Tapi di luar itu, kamu harus mandiri. Harus bisa atur makan, atur keuangan, atur waktu, jaga kesehatan, jaga keamanan, memecahkan masalah, bahkan cuci baju sendiri. Yang paling penting, kamu nggak boleh lupa dengan peran utamamu sebagai mahasiswa. Mungkin kamu bayar mahal kuliah untuk mendapatkan gelar, tetapi gelar harus didukung dengan ilmu. Dan ketika sudah jadi mahasiswa, orangtua nggak akan menuntun kita dalam mencari ilmu tersebut. Maka jadilah mahasiswa yang proaktif dan berilmu.

Itulah 10 hal penting yang harus kamu lakukan ketika tahun pertama kuliah. Dengan melakukan 10 hal tersebut, semoga kamu bisa menjadi mahasiwa teladan bukan telatan. hehe… Sukses gaes…

beenatu adm

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *