Beenatu

5 Hal Pembunuh Semangat Kerja Yang Dapat Merusak Karir

pembunuh semangat kerja
pembunuh semangat kerja

Semangat kerja adalah bagian penting yang harus dijaga dalam meniti sebuah karir, karena semangat akan menuntun pada sebuah kesuksesan. Namun pada prakteknya tidak mudah dalam menjaga semangat agar tetap membara. Banyak hal yang dapat membunuh semangat dalam bekerja, tentu ini tidak baik bagi karir anda kedepannya.

Berikut ini 5 hal pembunuh semangat kerja yang harus dihindari agar tidak merusak karir anda di masa depan.

1. Hidup dan kerja tanpa tujuan yang jelas

Banyak orang yang mengeluh tentang tidak termotivasi untuk melakukan sesuatu. Itu karena mereka tidak memiliki tujuan hidup yang jelas, yang akan menggairahkan mereka untuk melakukan apa pun. Tanpa tujuan hidup yang jelas, hidup seperti sayur tanpa garam, hambar, mudah patah semangat dan mudah kalah dalam menghadapi berbagai persoalan.

Cara mengatasinya: Pikirkan “goal setting” anda, tuliskan di secarik kertas dan tempel di ruang pribadi anda. Lembaran ini akan menjadi pemandu langkah-langkah anda.

2. Memakai prinsip hidup yang salah yaitu “Apa kata orang lain”

Sebagi contoh, ketika anda mau membangun komunikasi yang baik dengan atasan, lalu orang lain bilang “kamu menjilat ya…” Apa respon anda? Apakah anda berhenti untuk membangun hubungan baik dengan atasan, dan mendengar komentar orang sekitar? Atau sebaliknya?

Bila tindakan anda sering didasari oleh apa kata orang lain, maka komentar negatif dari orang-orang lain, akan membunuh semangat hidup anda. Semakin kita merenungkan kata-kata negatif dari orang lain, semakin anda tidak punya daya juang dalam menghadapi kesulitan.

Cara mengatasinya: Ganti prinsip hidup “Apa kata orang lain”, dengan prinsip hidup “Apa kata hati saya”.

3. Hanya fokus pada hal-hal negatif saja

Banyak karyawan dan kaum profesional berfokus pada kejelekan atasan, renungkan dan menggosipkan kelemahan-kelemahan atasan, mengeluh tentang berbagai kebijakan perusahaan yang tidak disukai, dsb. Jika anda terlalu fokus pada hal-hal buruk yang terjadi di tempat kerja, maka anda akan mudah sekali patah semangat.

Sehingga anda tidak bisa melihat lagi “sisi terang” dan berbagai peluang yang muncul. Anda harus ingat rumusan ini: “ketika anda fokus pada hal-hal negatif, maka semangat juang anda akan hilang, dan sebaliknya, bila anda fokus pada hal-hal positifnya saja, maka motivasi kerja anda akan bangkit”.

Cara mengatasinya:

Mulai berlatih melihat orang lain dan melihat berbagai situasi dari sisi positif. Dan selalu mengucap syukur mengenai apa saja yang anda miliki dan apa yang anda bisa. Jangan terjebak fokus pada kekurang diri sendiri.

4. No Action Planning Only

Bila anda hanya bermimpi saja, hanya bercita-cita saja, hanya merencanakan saja, tanpa tindakan konkrit, maka kaki anda akan tetap berpijak di tempat yang sama. Membosankan. Tidak ada kegairahan baru. Tidak terjadi perubahan apa-apa. Tidak ada tantangan baru. Dan pada akhirnya semangat hidup akan padam. Jadi, apabila anda sudah memiliki rencana dan tujuan yang jelas, mulailah dengan langkah pertama, yaitu bertindak!

Cara mengatasinya:

Salah satu cara terbaik supaya anda mau “loncat dari kursi” dan melangkah adalah melalui bantuan orang lain atau mentor. Minta mentor anda untuk memberikan semangat untuk bertindak. Mentor anda akan berfungsi sebagai pengingat sekaligus menjadi pendorong.

5. Takut salah dan takut gagal

“Pengalaman adalah guru terbaik”. Ungkapan itu benar adanya, karena sebuah pengalaman akan memberikan pelajaran yang tidak bisa anda dapat jika anda tidak pernah mencoba. Gagal itu adalah hal yang biasa dalam hidup, yang luar biasa adalah bagaimana anda bisa bangkit dari kegagalan tersebut dan tak menyerah untuk mencoba dan mencobanya lagi.

Cara mengatasinya:

Kesampingkan dulu perasaan takut gagal anda. Anda tidak akan pernah tau apakah akan sukses atau gagal jika tidak mencoba.

Itulah 5 hal pembunuh semangat kerja yang dapat merusak karir anda di masa depan jika anda tidak menghindarinya. Semoga bermanfaat

 

beenatu adm

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *